Friday, 01 March, 2024

Prediksi GACOR PSM Vs Barito Putera BRI Liga 1


Prediksi GACOR PSM Vs Barito Putera BRI Liga 1

Prediksi GACOR PSM Vs Barito Putera BRI Liga 1 – Liga 1 2023/2024 memasuki pekan ke-12. Laga pekan ini dibuka dengan duel PSM Makassar kontra Barito Putera. Seri Liga 1 Pekan 11 akan dimainkan pada pekan ini mulai Jumat, 15 September 2023 hingga Minggu, 17 September 2023.

 

Prediksi GACOR PSM Vs Barito Putera BRI Liga 1

Prediksi GACOR PSM Vs Barito Putera BRI Liga 1

 

arenasportsid – Sementara itu, PSM Makassar akan bermain pada pekan ke 12 Liga 1. Laga melawan Barito Putera mengawali rangkaian pertandingan. Laga tersebut akan berlangsung pada Jumat (15/9) pukul 16.00 WITA di Stadion Gelora BJ Habibie Parepare.

Partai ini akan menarik perhatian mengingat status PSM Makassar sebagai juara bertahan. Sedangkan Barito Putera saat ini sedang naik daun dan menduduki peringkat kedua.

PSM Makassar dan Barito Putera saat ini terpaut sangat jauh di tabel Liga 1. PSM Makassar saat ini berada di peringkat 10 dengan 15 poin, sedangkan Barito Putera jauh di atasnya dengan 20 poin dan berada di peringkat kedua.

Empat jam kemudian tiba waktunya pertandingan berikutnya. Dimana Bali United vs Rans Nusantara FC dan Dewa United vs Bhayangkara FC.

Tiga pertandingan dimainkan pada hari Sabtu (16 September). Dua di antaranya dimainkan serentak pukul 16.00 WITA yakni Persib Bandung vs Persikabo 1973 dan Arema FC vs Persita Tangerang.

Partai Persis Solo kontra PSIS Semarang akan mengakhiri rangkaian pertandingan Liga 1 pada Sabtu (16/9) pukul 20.00 WITA.

Keesokan harinya ada tiga pertandingan yang dimainkan dalam dua slot waktu. Pukul 16.00 WITA ada Madura United-Persebaya Surabaya.

Kemudian pada laga WITA pukul 20.00 WIB akan dipertandingkan Borneo FC vs PSS Sleman dan Persik Kediri vs Persija Jakrta.

Laga PSM Makassar vs Barito Putera Liga 1 akan berlangsung di Stadion Juku Eja, Stadion Gelora BJ Habibie, Parepare.

PSM dan Barito Putera mengalami nasib berbeda pada pekan lalu, PSM hanya berhasil bermain imbang melawan PSS. Sementara Barito Putera melanjutkan tren positifnya dengan mengalahkan Persis Solo dengan skor 2-0 dan saat ini berada di peringkat 2 klasemen BRI Liga 1.

Klub berjuluk Juku Eja saat ini kokoh di puncak klasemen Liga 1 2022/2023 dengan 33 poin dari 16 pertandingan. Tim asuhan Bernardo Tavares berada di peringkat kedua dan ketiga, unggul selisih gol dari Bali United dan Madura United.

Pada putaran pertama BRI Liga 1 2022/2023, PSM Makassar tampil sangat baik dengan 15 pertandingan tanpa kekalahan. Madura United akhirnya memecahkan rekor tersebut pada pekan ke-15 15 Desember 2022.

 

Melanjutkan tren positif

Pelatih PSM Makassar Bernardo Tavares merasa bangga setelah melihat penampilan timnya di babak pertama. Ia memuji kinerja seluruh pemain yang siap bekerja keras di setiap pertandingan.

“Bangga setelah pertandingan yang kami mainkan. Kami menunjukkan sesuatu di kejuaraan ini. Anda bisa melihat bahwa saya tidak takut membiarkan pemain muda bermain. Jika mereka bekerja keras mereka akan mendapat kesempatan bermain,” kata pelatih asal Portugal itu.

Lini serangan dan pertahanan PSM Makassar tampil cukup berimbang dan berhasil menjebol gawang lawan sebanyak 26 kali. Sementara itu, baru kebobolan sembilan gol hingga berakhirnya putaran pertama kompetisi pada akhir Desember 2022.

Yang pasti Bernardo Tavares berharap para pemainnya bisa memberikan yang terbaik di lapangan. Sejauh ini persiapan tim berjalan cukup baik. Seluruh pemain Tavares harusnya berada dalam kondisi kompetitif.

 

Baca juga : Nathan Collins Secara Resmi Pindah Dari Wolverhampton Wanderers Ke Brentford

 

Kompetisi Liga 1 edisi pertama berlangsung pada musim 2017/2018. Di awal era ini, PSM Makassar sebenarnya mempunyai catatan yang cukup membanggakan. Pasalnya, saat itu tim asuhan Juku Eja berhasil menjadi salah satu pesaing yang melejit perebutan gelar juara Liga 1 tahun 2017. Sayangnya, mereka harus puas menempati posisi ketiga di akhir musim. Saat ini PSM kalah bersaing dengan Bhayangkara FC dan Bali United. Kedua tim teratas ini masing-masing mengumpulkan 68 poin dalam 34 pertandingan. Sedangkan tim Ayam Jantan Timur hanya mampu memisahkan tiga poin dari kedua tim tersebut, yang berarti sudah mengumpulkan 65 poin dari 34 pertandingan.

Pada musim 2018/2019, PSM Makassar nyaris menjadi juara, namun harus puas di peringkat kedua. Pasalnya, tim Juku Eja harus kalah dari Persija Jakarta yang tampil sebagai juara divisi satu pada 2018. Saat itu persaingan kedua kubu cukup sengit. Pasalnya di penghujung musim, tim Macan Kemayoran sempat memuncaki klasemen akhir, hanya tertinggal satu angka dari Wiljan Pluim dan kawan-kawan. Saat ini, Persija Jakarta sukses mencetak 62 poin dari 34 pertandingan, sedangkan PSM yang berada di peringkat kedua mengumpulkan 61 poin.

Setelah PSM Makassar berhasil meraih peringkat kedua Liga 1 tahun 2018, performa mereka justru mengalami penurunan signifikan pada dua musim berikutnya. Momen tersebut terjadi pada musim 2019/2020 dan musim 2021/2022. Sekadar mengingatkan, kompetisi musim 2020/2021 dibatalkan PSSI karena pandemi Covid-19.

Pada musim 2019/2020, posisi tim Juku Eja di klasemen turun drastis. Saat itu, PSM Makassar harus puas di peringkat 12 dengan 44 poin dari 34 pertandingan. Sementara itu, hasil musim sebelumnya justru mengalami penurunan dibandingkan musim sebelumnya, karena pada Liga 1 2021/2022 PSM hanya berhasil menyelesaikan kompetisi di peringkat ke-14 dengan total 38 poin dari 34 pertandingan.

PSM Makassar berhasil mengukir sejarah di Liga 1 musim 2022/2023 dengan meraih gelar juara setelah 23 tahun. Tim ini mengakhiri paceklik gelar sejak kemenangan terakhirnya pada tahun 2000. Hasil PSM Makassar musim ini tampil impresif dengan meraih 75 poin dari 34 pertandingan. Dari 34 pertandingan tersebut, Juku Eja menang 22 kali, imbang sembilan kali, dan hanya kalah tiga kali. Tak hanya menjadi juara Liga 1 musim ini, PSM Makassar juga memecahkan rekor tim dengan kekalahan paling sedikit sepanjang sejarah Liga 1 yang sudah ada sejak 2017. Prestasi tersebut tentu saja menjadi kebanggaan bagi seluruh tim. dari Sulawesi Selatan dan tentunya suporter setia PSM Makassar se-Indonesia.

 

Barito Putera siap bertempur

Barito Putera bertekad melanjutkan tren positifnya di penghujung putaran pertama BRI Liga 1 2022/2023. Pasalnya, Laskar Antasari meraih hasil cukup baik saat Liga 1 dilanjutkan. Dalam enam pertandingan mereka meraih dua kemenangan, tiga kali imbang, dan satu kekalahan.

Tiga poin tambahan juga sangat penting agar bisa bangkit dari dasar klasemen. Barito Putera saat ini berada di zona degradasi atau peringkat 16 dengan 14 poin.

Meski dilatih Frans Sinatra Huwae, Barito Putera dipromosikan ke Divisi I Liga Indonesia mulai tahun 2003 karena masalah keuangan. Krisis mereka terus berlanjut dan mereka terdegradasi ke Divisi II Liga Indonesia pada tahun 2004, meski berganti pelatih dengan Gusti Gazali. Sempat beredar rumor bahwa klub tersebut bangkrut, namun hal tersebut kemudian dibantah oleh manajer Hasnuriyadi. Selanjutnya Zainal Hadi HAS diangkat menjadi manajer dan Salahudin diangkat menjadi manajer. Terakhir, mereka menjadi juara Divisi II Liga Indonesia pada tahun 2008 dan promosi ke Divisi I Liga Indonesia.

Pada tahun 2010, Barito finis di urutan kedelapan dan promosi ke divisi satu Liga Indonesia. dengan pemain yang ada seperti Sugeng Wahyudi, Husin Mugni, Dwi Permana, Zulkan Arief, Adre Djoko dan Sartibi.

Pada musim Divisi Utama 2010-2011, Barito berusaha keluar dari krisis. Meski hanya beranggotakan pemain-pemain muda, Barito mampu bersaing dengan kompetitor lainnya dan menjadi tim yang tidak boleh dianggap remeh. Musim ini Barito berhasil finis di peringkat 6 setelah di laga terakhirnya takluk 0-1 melawan PS Sleman dan tak berpeluang promosi ke Liga Super. Barito naik ke peringkat 5 setelah PSSI Persebaya menghukum Surabaya karena ketahuan menggunakan pemain tanpa izin. Salahudin berhasil membawa Barito Putera ke kasta tertinggi sepak bola Indonesia dan berhasil menjadi raja Divisi Utama 2011/12 usai mengalahkan Persita Tangerang 2-1 di Stadion Manahan Solo. Gawang Barito Putera diciptakan oleh Sugeng Wahyudi dan Sackie Doe.

Setibanya di Banjarmasin, tim Barito Putera mendapat sambutan bak pahlawan dan mengarak piala juara sejauh kurang lebih tiga kilometer ditemani ribuan suporter setianya di sekitar Banjarmasin.

Pelatih Salahudin berhasil membawa Barito Putera memuncaki Liga Super Indonesia dengan finis di peringkat 6 Liga Super Indonesia selesai di Final Ranking 2013 dan menjadi tim promosi terbaik di Liga Super 2013. Di Liga Super 2014, Barito turun ke peringkat 7.

 

Lawan yang sulit

Pertarungan melawan PSM Makassar jelas bukan laga mudah bagi Barito Putera. Selain memiliki tim yang bagus, tim lawan juga unggul jauh di atas Laskar Antasari jika dilihat di klasemen.

Meski demikian, Isnan Ali, asisten pelatih Barito Putera, optimistis timnya bisa melewati setiap pertandingan dengan hasil yang diharapkan. Padahal saya menjamu PSM Makassar nanti.

Isnan Ali mengatakan evaluasi tim terus dilakukan. Ia berharap perbaikan dalam latihan bisa memberikan dampak positif di lapangan.

“Semua pemain siap bertarung. Kami bermain di kandang sendiri, jadi tidak ada alasan untuk melewatkan kesempatan meraih poin penuh,” kata Isnan Ali.

“Kami selalu melakukan evaluasi setiap selesai pertandingan, tentu saja masih ada ruang untuk memperbaiki permainan agar lebih baik selanjutnya. Evaluasi selalu kami sampaikan kepada para pemain baik itu di lapangan saat latihan maupun saat di dalam kelas,” lanjutnya.

 

Hasil pertemuan terakhir kedua tim :

01/10/2023 – Barito Putera 1-1 PSM Makassar

28/01/2022 – PSM makassar 2 – 1 Barito putera

27/09/2021 – PSM Makassar 0-2 Barito Putera

15/03/2020 – PSM Makassar 1-1 Barito Putera

12/11/2019 – Barito Putera 3-2. PSM Makassar

 

Perkiraan komposisi PSM dibandingkan Barito Putera:

PSM (3-5-2):

M Reza, Y Sayuri, Y Fernandes, E Gutawa , K Nambu, A Tanjung, M Arfan, A Raehan, D Asraf, AG da Silva, Everton;

Barito Putera (3-4-3):

Rizky, Kipuw, Renan, de Murga, Zusril, Pradana, Konate, Saputra, Kahfi, Gustavo, M.Mendes;

Prediksi Hasil PSM vs Barito Putera:

Jika melihat performa kedua tim saat ini, pertandingan berakhir dengan hasil PSM 1-1 Barito Putera.